Kopi Hijau, Simak Efek Samping dan Cara Penyajiannya yang Tepat

51 views

Kopi menjadi salah satu minuman favorit bagi sebagian orang. banyak jenis kopi yang bisa dipilih untuk dikonsumsi dan salah satunya adalah kopi hijau. Kopi tersebut merupakan kopi yang berasal dari biji kopi yang belum dipanggang sehingga warna biji kopi tersebut menjadi hijau pucat. Saat ini sudah banyak tempat yang menjual jenis kopi tersebut misalnya di toko online baik jenis yang masih berbentuk kopi atau sudah diubah menjadi bubuk.

kopi hijau

Perbedaan dengan biji kopi yang biasa dikonsumsi adalah jika biji kopi yang biasanya, dipanggang terlebih dahulu sedangkan biji kopi yang berwarna hijau tersebut tidak dipanggang. Berdasarkan pada penelitian yang pernah dilakukan menyebutkan bahwa senyawa dalam biji kopi tersebut yang disebut dengan asam klorogenat memiliki antioksidan aktif yang bisa menurunkan tekanan darah dan berat badan. Dengan mengkonsumsi kopi dari biji hijau tersebut, bisa menurunkan berat badan sekitar 1.3-2.2 kg dibandingkan yang tidak minum kopi itu. Sayangnya, walaupun terbukti memiliki potensi untuk menurunkan berat badan, namun efektivitas dalam pengurusan badan untuk jangka waktu yang lama belum cukup bukti yang disebabkan karena penelitian tidak dilakukan dalam jangka waktu panjang.

Kopi hijau sendiri memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Membantu untuk menurunkan berat badan sesuai dengan penelitian yang diterbitkan Maret 2006 di BMC Complementary and Alternative Medicine.
  • Membantu menurunkan tekanan darah tinggi sesuai dengan penelitian yang dipublikasikan tahun 2006 di Clinical and Experimental Hypertention. Dari penelitian tersebut menunjukkan pasien mengalami penurunan tekanan darah setelah mengkonsumsi 140 mg ekstrak dari biji kopi tersebut.
  • Meningkatkan kinerja kognitif dan mood sesuai dengan penelitian yang diterbitkan pada Februari 2008 di Nutrition Bulletin yang mengemukakan jika asupan optimal sebesar 38-400 mg per harinya bisa meningkatkan reaksi waktu, memori, fokus, kewaspadaan, ketahanan tubuh dan hal lainnya dari kinerja kognitif.
  • Antioksidan untuk mengurangi efek radikal bebas sesuai penelitian yang dipublikasikan Juli 2004 di Journal of Agricultural Food Chemistry.

Akan tetapi, sama seperti jenis kopi yang lainnya, kopi yang berwarna hijau pucat ini memiliki efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa efek samping yang harus Anda perhatikan yaitu gugup, gelisah, insomnia, sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, telinga berdenging, detak jantung jadi lebih cepat dan tidak teratur, kecemasan. Efek samping tersebut akan semakin lebih parah jika Anda menderita tingkat homosistein tinggi, gangguan peradangan dan kecemasan, diare, diabetes, glaukoma, kolesterol tinggi, osteoporosis ataupun sindrom iritasi usus.

Dosis aman untuk jenis kopi yang berwarna hijau untuk dikonsumsi adalah 480 mg per harinya dengan waktu maksimal 12 minggu. Sedangkan ekstraknya maksimal adalah 200 mg untuk 5 kali sehari dalam 12 minggu. Jika kopi ini dipergunakan untuk diet maka takarannya adalah 1:3 untuk kopi dan airnya. Anda bisa menambahkan jeruk nipis, gula atau madu dan daunt mint dalam rebusan kopi untuk diet.

Untuk memaksimalkan manfaat dari kopi hijau, sebaiknya tidak dicampur dengan bahan apapun walaupun Anda bisa menambahkan creamer, gula, susu sesuai dengan kebutuhan dan selera ngopi Anda. Untuk menjaga agar cita rasa kopi tetap terjaga dengan baik, gunakan vakum segel/di toples kedap udara atau untuk biji kopi yang sudah dikemas, bisa disimpan di karung dan diletakkan di lemari dalam kondisi yang gelap sehingga bisa bertahan sekitar 1 tahun.

 

Leave a reply "Kopi Hijau, Simak Efek Samping dan Cara Penyajiannya yang Tepat"